01-01-1970 | Oleh : Wahyu Praditya Purnomo
Menilik Kekuatan Smartphone Asal China di Pasar Ponsel Tanah Air
Facebook Twitter Google Digg LinkedIn Email
Beri Rating Produk :


 
Masuknya smartphone buatan China ke Indonesia, kian mewarnai persaingan pasar ponsel Tanah Air. Sejumlah merek dagang asal China pun tak asing ditelinga, sebut saja, Huawei, Oppo, Lenovo, Xiaomi dan terakhir Vivo.

Berbekal fitur dan kecanggihan spesifikasi serta harga miring, produk-produk asal negeri Tirai Bambu itu harus bersaing dengan smartphone lokal mapun brand elite, semisal Samsung, Apple, Sony dan lainnya.

Teranyar adalah kejutan yang datang dari Xiaomi. Smartphone yang melakukan metode penjualan dengan skema flash sale terbilang cukup sukses menarik perhatian para pengguna gadget. Pihak Xiaomi mengklaim, 15 ribu Redmi 1s laku terjual dalam waktu 10 menit.

Hal itulah yang kemudian membuat Xiaomi kini nangkring di posisi ketiga versi International Data Corporation (IDC). IDC menempatkan Xiaomi di bawah Apple dan Samsung dengan pertumbuhan sebanyak tiga digit.

IDC juga menyatakan ponsel andalan Xiaomi, MI4, dirancang agar mampu bersaing dengan Samsung Galaxy S5 dan iPhone. Bulan Agustus lalu menjadi kunci keberhasilannya.

Lain halnya pendatang baru Vivo. kehadirannya tak hanya membawa fitur atau spesifikasi yang canggih saja. Inovasi terus digencarkannya melalui produk smartphone maupun phablet tertipis di dunia, seperti PD1305 yang berukuran 5.68 mm dan X5 Max, ponsel setebal 4,75 mm, yang bakal dirilis dalam waktu dekat.

Badan riset GFK Singapura mengungkapkan potensi pasar smartphone di Asia Tenggara mengalami peningkatan 44 persen, dan Indonesia sendiri tercatat memiliki penjualan terbesar sebanyak 7,3 juta ponsel pintar dibanding negara Asia Tenggara lainnya.

Dari jumlah itu, samrtphone China menguasai sekitar 6-7 persen pangsa pasar di Indonesia. Pada kuartal II 2014 perusahaan handphone China seperti Huawei mencatatkan rekor pertumbuhan 95,1 persen. Padahal, pangsa pasar perusahaan itu hanya 6,9 persen.

Sementara, Lenovo yang mengirim 15,8 juta smartphone pada kuartal tersebut membukukan pertumbuhan hingga 38,7 persen dengan pangsa pasar hanya 5,4 persen. Di antara vendor teratas di pasar, berbagai produk asal China telah melebihi ekspektasi pada kuartal II 2014.

Huawei, Lenovo, Xiaomi maupun Vivo membuat sejumlah perusahaan smartphone lainnya ketar-ketir di Indonesia. Namun, konsistensi dari perusahaan hanphone China di Indonesia perlu dipertahankan. Namun bagaimana lanjutan kiprah dari smartphone China di pasar Tanah Air?





 
News
 
  Apple Patenkan Stylus untuk Berbagai Permukaan
  Energizer Rambah Bisnis Ponsel
  Helmet Pintar Lengkap dengan Penunjuk Arah
  Xiaomi Arch Tampilkan Layar Tepi
  Akses Gmail Diblokir di China
  Ternyata Gmail Rentan Diserang Hacker
Tips & Trik
 
  Ponsel Terendam Air ? Inilah Cara Mengatasinya
  Beberapa Cara Agar Android Tak Mudah Hang
  Cara Memilih Tablet Berkualitas
  Tips Agar Android Lebih Ngebut

 

 

 

© Copyright ponselgadget 2014. All rights reserved.