04-11-2014 | Oleh : Irvan Sjafari
Perang Mendatang: iPhone Versus Android ?
Facebook Twitter Google Digg LinkedIn Email
Beri Rating Produk :


 
Pasar smartphone di dunia tampaknya pada semester kedua 2014 dari sistem operasi hanya didominasi dua kelompok, yaitu iOS pada iPhone yang notabene besutan Apple dan kelompok ponsel android di mana Samsung bertengger di puncaknya.

Begitu Apple mengumumkan akan meirilis iPhone 6 maupun iPhone 6 Plus September lalu, ribuan calon pembeli rela mengantri di toko-toko Apple di seluruh dunia. Bahkan sebagian dari mereka menunggu di luar selama berjam-jam, bahkan berhari-hari.

Apple mengatakan menerima empat juta pesanan pada hari pertamanya, dua kali lipat dari pesanan iPhone 5 dua tahun lalu.

Kehadiran kedua ponsel cerdas anyar besutan Apple juga disambut gegap gempita oleh operator operator Indonesia walaupun barangnya belum tersedia di Indonesia.

Lihat saja Telkomsel yang memastikan akan memboyong dua model terbaru iPhone yang menggunakan layar 4,7 inci dan 5,5 inci ke para Apple Fanboy di tanah air.

"Kami pastikan memboyong iPhone 6 dan iPhone 6 Plus buat semua pelanggan Telkomsel," ungkap VP Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati.

Meskipun gaungnya tampak keras, namun hingga akhir kuartal I-2014, produsen smartphone asal Korea Selatan, Samsung bercokol di puncak teratas dengan menguasai 30,2 persen pasar smartphone seluruh dunia, dibandingkan 31,9 persen tahun lalu. Sementara itu, Apple masih berada di posisi kedua dengan 15,5 persen, turun dari 17,1 persen pada tahun 2013.

Secara mengejutkan beberapa pemain asal Tiongkok turut unjuk gigi, yaitu Huawei yang berada di posisi ketiga dengan 4,7 persen di seluruh dunia, disusul Lenovo, 4,6 persen.

Catatan lain Indonesia memiliki pertumbuhan pasar smartphone paling pesat. Hingga kuartal pertama tahun 2014, pasar smartphone di Indonesia memiliki pertumbuhan sebesar 68 persen.

Total penjualan smartphone yang ada di Indonesia juga sangat mengejutkan karena hingga kuartal pertama tahun 2014 telah terjual sebanyak 7,3 unit smartphone atau kurang lebih dua per lima dari jumlah total penjualan di Asia tenggara.

Pada Maret 2014, tercatat 55 persen dari penjualan handset di Asia Tenggara adalah perangkat smartphone.

Penyebab dari besarnya pasar penjualan smartphone ternyata tidak lepas dari banyaknya smartphone yang dijual dengan harga murah. Dalam hal ini, kontribusi nilai penjualan smartphone murah (kurang dari 1Juta rupiah) mencapai 30 persen dari seluruh pasar smartphone di asia tenggara.

Dipastikan pada semester kedua 2014 terjadi jorjoran antara dua produsen smartphone android (terutama Samsung) dan Apple. Sementara pasar ponsel smartphone yang lebih mid-end ke bawah Samsung berhadapan dengan vendor lokal (baca China).

Tren Baru Media Sosial Smartphone

Menurut pengamat smartphone, Lucky Sebastian, tren smartphone memang mengarah semakin dominannya smartphone dengan sistem operasi android dan ponsel besutan Apple. Namun untuk pasar Indonesia, iPhone masih terlalu mahal, jadi popularitasnya masih terbatas.

Smartphone lain seperti BlackBerry meredup karena tidak cepat mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi di pasar.

Diungkapkannya, android unggul karena mempunyai varian produk yang lebih banyak dan fitur kamera yang semakin baik.

Tren selfie juga menguntungkan penjualan ponsejualan ponsel cerdas jenis android. Berbagai ragam aplikasi chat yang mampu menggeser popularitas BlackBerry Messenger, yang selama berapa tahun jadi keunggulan smartphone besutan RIM ini. Bahkan kini BBM bisa diinstal di ponsel android.

Perkembangan media sosial baru seperti WhatsApp, Twitter, Line, WeChatt, begitu juga Instagram menggeser popularitas Facebook lebih dimudahkan lewat smartphone android. Sementara iPhone menawarkan fitur Path.

Demikian dengan popularitas Facebook yang saat ini menurun, karena ternyata orang Indonesia lebih suka media sosial yang hanya up date status 140 kata seperti Twitter. Tetapi intinya faktor budaya seperti guyub masih menentukan penjualan smartphone daripada fungsi.

“Pihak RIM kurang mengantisipasi munculnya generasi baru, yaitu orang-orang yang tadinya masih anak-anak waktu musim BBM, kini sudah remaja dan jadi anak muda. Mereka ini penggemar media sosial baru,” papar pemilik toko gadget di kota Bandung ini ketika dihubungi Ponsel Gadget beberapa waktu lalu.

Seperti yang dikutip dari Wall Street Journal awal tahun lalu di Indonesia, aplikasi berbagi pesan WhatsApp, yang memiliki 450 juta pengguna di seluruh dunia, kini menjadi lebih populer dari BBM.

Demikian halnya survei yang digelar OnDevice Research, London. Survei ini menyebutkan, aplikasi berbagi pesan yang paling sering digunakan, yaitu 43 persen responden Indonesia menjawab WhatsApp, dan hanya 37 persen menjawab BBM.

Kenyataannya beberapa bulan kemudian seperti dilansir PCPro, dua tahun lalu, perusahaan asal Kanada ini memiliki 40 persen pangsa pasar di Indonesia dengan pengapalan lebih dari 600 ribu handset per kuartal. Tragisnya awal kemerosotan justru timbul setelah rilisnya BlackBerry 10 dengan harga premium.

Melihat hal ini kata Lucky menegaskan, pihak RIM merilis handset yang lebih murah Z3. Namun hal ini sudah terlambat. Sekalipun untuk Indonesia, penjualan BlackBerry tetap nomor satu,” katanya.

Menurut analisis Lucky, Samsung bisa dominan karena branding baik, marketingnya begitu massif.

Dari segi inovasi teknologi, Samsung begitu berani dan kreatif. Ketika mereka mengeluarkan ponsel dengan layar besar banyak pihak yang mengejek. Kenyataannya ketika produk ini diterima pasar, pesaingnya buru-buru mengikutinya. Begitu juga ketika Samsung mengeluarkan produk tablet dnegan layar kecil (7 inci) dicemooh kompetitornya. Kenyataanya produk itu juga diterima.

"Pencitraan sebagai peniru Apple begitu menguntungkan Samsung. Hanya saja di pasar mid-end dan low –end mereka berhadapan dengan kompetisi yang lebih ketat, terutama melawan produk lokal,” kata Lucky.

Pemain lain seperti HTC masih punya tempat di Indonesia, karena mereka punya moto tidak menjual handset yang jelek dan pasti bagus. Meskipun peminat vendor asal Taiwan itu terbatas, tetapi cenderung loyal.(why)





 
News
 
  Apple Patenkan Stylus untuk Berbagai Permukaan
  Energizer Rambah Bisnis Ponsel
  Helmet Pintar Lengkap dengan Penunjuk Arah
  Xiaomi Arch Tampilkan Layar Tepi
  Akses Gmail Diblokir di China
  Ternyata Gmail Rentan Diserang Hacker
Tips & Trik
 
  Ponsel Terendam Air ? Inilah Cara Mengatasinya
  Beberapa Cara Agar Android Tak Mudah Hang
  Cara Memilih Tablet Berkualitas
  Tips Agar Android Lebih Ngebut

 

 

 

© Copyright ponselgadget 2014. All rights reserved.